-->

Jalaluddin Rumi: Ubah Dunia atau Diri Sendiri

Jalaluddin Rumi Ubah Dunia atau Diri Sendiri

Quotes Jalaluddin Rumi yang membuat saya tertegun, salah satu di antaranya berikut:

"Kemarin aku menjadi pintar, aku ingin merubah dunia. Hari ini, aku menjadi bijak. Aku ingin merubah diriku sendiri."

Kalimat ini terkesan sederhana, tetapi begitu filosofis dan mendalam bagi saya. Tidak sesederhana ingin merubah diri sendiri karena lebih bijak.

Lebih dari itu, kalimat ini sebetulnya memberikan pesan bahwa untuk mengubah dunia, kita harus merubah diri sendiri.

Dengan mengubah diri sendiri, tentu menjadi lebih baik, maka bukan tidak mungkin kita bisa mengubah dunia. Semuanya berawal dari diri sendiri.

Bagaimana mungkin kita bisa mengubah dunia? Bila menjadikan diri menjadi pribadi yang besar saja tidak bisa?

Quotes Jalaluddin Rumi itu juga ada yang mengartikan begini: "Dulu, aku berpikir untuk mengubah dunia dan tidak menghasilkan apa-apa. Lantas bercita-cita merubah diriku dan aku berhasil mengubah dunia."

Dari kalimat itu, saya malah teringat sinetron kolosal Mahapatih Gajah Mada yang waktu kecil berkata kepada ibunya: "Untuk membela negara, saya harus kuat dulu."

Artinya, kita mesti merubah diri sendiri (menjadi pribadi yang besar) untuk bisa memberikan kontribusi terbaik kepada agama, bangsa atau negara, bahkan merubah dunia sekalipun.

Bukankah Allah dalam Al Quran sudah memberikan petunjuk kepada kita? Allah tidak akan merubah suatu kaum, jika kaum itu tidak berupaya mengubah dirinya sendiri? Semoga bermanfaat. Salam, Lismanto.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel